Chery Segera Meluncurkan EV Pertama dengan Baterai Solid-State

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Chery meluncurkan prototipe baterai solid-state pada Oktober lalu dengan kepadatan energi sel sebesar 600 Wh/kg. Baterai ini dikembangkan oleh Chery Solid-State Battery Research Institute dan menggunakan sistem elektrolit padat yang dipolimerisasi secara in-situ yang dikombinasikan dengan material katoda mangan kaya litium.

Menurut CarNewsChina, anak perusahaan Chery, Exeed, berencana untuk melengkapi kendaraan listrik pertamanya dengan baterai solid-state ini pada akhir tahun ini. Model yang dimaksud adalah Liefeng, sebuah mobil berjenis shooting brake, yang diperkirakan mampu mencapai jarak tempuh 1.500 kilometer, kemungkinan di bawah siklus uji CLTC Tiongkok. Hebatnya, jarak tempuh ini dapat dicapai bahkan pada suhu beku -30 °C; sebuah pencapaian pertama untuk kendaraan listrik. Chery menggambarkan ini sebagai “kinerja tak tertandingi pada suhu di bawah nol derajat.” Perusahaan menyatakan bahwa baterai beroperasi dengan andal pada suhu -30 °C.

Chery berencana memperkenalkan kendaraan dengan baterai solid-state secara bertahap. Awalnya, armada yang dapat dikelola akan dikerahkan secara eksklusif di pasar layanan transportasi daring dan penyewaan mobil, di mana data operasional akan dikumpulkan dan dianalisis dengan cermat. Produksi massal kemudian dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2027.

Related articles

Chery Catat Penjualan Mencapai Rekor 2,8 Juta Unit

Chery menutup tahun 2025 dengan catatan yang kuat, dengan 244.928 kendaraan terjual pada bulan Desember, sehingga total penjualan tahunan mencapai rekor 2.806.393 unit. Tahun bersejarah:…

Chery, Mendefinisikan Paradigma Baru Mobilitas Cerdas

Chery International User Summit 2025 dijadwalkan berlangsung dari 17 hingga 22 Oktober. Bertepatan dengan acara tersebut, Pameran Merek CHERY, dengan tema “In Somewhere, For Somewhere,…

Peresmian Dealer Chery Bintaro

View this post on Instagram A post shared by CHERY BINTARO OFFICIAL (@cherybintaro.official)